TRYAS BUDAYA SMP NEGERI 4 PEKALONGAN DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER

 

Dalam upaya membentuk murid yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, serta memiliki karakter yang kuat, SMP Negeri 4 Pekalongan secara konsisten melaksanakan berbagai program pembiasaan positif. Salah satu program unggulan yang telah menjadi budaya sekolah adalah TRYAS Budaya yang merupakan singkatan dari Tadarus Al-Qur'an, Rotib, Yasin, dan Asmaul Husn Budaya. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang dilaksanakan secara rutin setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.

TRYAS Budaya menjadi sarana pembinaan spiritual sekaligus pembentukan karakter murid melalui pembiasaan kegiatan keagamaan yang dilakukan secara terjadwal dan berkelanjutan. Kegiatan ini berlangsung selama 20 menit, mulai pukul 07.00 hingga 07.20 WIB, dan diikuti oleh seluruh murid kelas 7 hingga kelas 9 serta didampingi oleh guru sesuai jadwal yang telah ditentukan. Adapun jadwal pelaksanaan TRYAS di SMP Negeri 4 Pekalongan adalah sebagai berikut:

NO

HARI

KEGIATAN

PENGISI TRYAS BUDAYA

PENDAMPING

1

Senin

Apel

-

Tim Kesiswaan

2

Selasa

Rotibul Hadad

Ahmad Fuad, S.Pd.I

3

Rabu

Rotibul Atos

Ahmad Fuad, S.Pd.I

4

Kamis

Asmaul Husna

Siti Khalimah, S.Pd.I

5

Jum’at

Yasin

OSIS

6

Sabtu

Tadarus Al Qur’an

OSIS

 

Melalui jadwal yang terstruktur tersebut, murid memperoleh kesempatan untuk mengenal dan membiasakan berbagai bentuk ibadah yang memiliki nilai spiritual dan pendidikan karakter yang tinggi.

Pada hari Selasa, kegiatan TRYAS diisi dengan pembacaan Rotibul Athos. Rangkaian dzikir dan doa yang terkandung di dalamnya menjadi sarana bagi murid untuk meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT sekaligus memohon perlindungan dan keberkahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Pembiasaan ini juga menanamkan sikap rendah hati, rasa syukur, dan ketenangan batin.

Selanjutnya, pada hari Rabu, murid melaksanakan pembacaan Rotibul Hadad. Kegiatan ini mengajarkan pentingnya berdzikir dan berdoa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT. Melalui pembacaan Rotibul Hadad secara rutin, murdi diharapkan mampu mengembangkan karakter religius, sabar, dan istiqamah dalam menjalankan kebaikan.

Pada hari Kamis, seluruh murid bersama-sama melantunkan Asmaul Husna, yaitu 99 nama Allah yang indah. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghafal nama-nama Allah, tetapi juga memahami makna dan meneladani sifat-sifat-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti kasih sayang, kejujuran, tanggung jawab, dan kebijaksanaan menjadi karakter yang terus ditanamkan melalui pembiasaan ini.

Kegiatan pada hari Jumat diisi dengan pembacaan Surat Yasin secara bersama-sama. Selain menjadi amalan yang memiliki banyak keutamaan, pembacaan Surat Yasin juga menjadi media untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kecintaan murid terhadap Al-Qur'an. Suasana yang khusyuk dan penuh kekhidmatan memberikan energi positif sebelum memulai kegiatan belajar.

Sementara itu, pada hari Sabtu, peserta didik melaksanakan Tadarus Al-Qur'an. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah tajwid. Selain melatih keterampilan membaca, tadarus juga membangun budaya literasi Al-Qur'an di lingkungan sekolah sehingga murid semakin dekat dengan kitab sucinya.

Pelaksanaan TRYAS Budaya selama 20 menit setiap pagi memberikan dampak yang sangat positif terhadap kehidupan sekolah. Murid menjadi lebih disiplin karena terbiasa hadir tepat waktu untuk mengikuti kegiatan. Selain itu, suasana sekolah menjadi lebih religius, tertib, dan kondusif sehingga murid dapat memulai pembelajaran dengan hati yang tenang dan pikiran yang siap menerima ilmu.

Program TRYAS Budaya juga menjadi wujud nyata implementasi Penguatan Pendidikan Karakter yang mengintegrasikan nilai-nilai religius ke dalam kehidupan sekolah. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga dibimbing untuk mengembangkan karakter yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa dan ajaran agama. Dengan pelaksanaan yang konsisten setiap pagi, TRYAS Budaya telah menjadi identitas dan budaya positif SMP Negeri 4 Pekalongan. Program ini diharapkan terus berkembang sebagai sarana pembentukan generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, serta memiliki keimanan dan ketakwaan yang kuat. Melalui pembiasaan yang sederhana namun bermakna ini, SMP Negeri 4 Pekalongan berkomitmen untuk mewujudkan murid yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga menjadi pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.